Bagaimanakah Akhir Cerita Sinopsis Anandhi (ANTV)? ?>

Bagaimanakah Akhir Cerita Sinopsis Anandhi (ANTV)?

jadwaltelevisiKita kerap memerhatikan momen-momen dimana pesta, ritual keagamaan dan perayaan yang digelar untuk merayakan ritual-ritual apapun di India. Hal ini sepertinya hampir sama dengan tradisi beberapa suku di Indonesia. Apapun peringatannya, pesta harus ada meskipun tidak ada dana. Hal ini juga terjadi di India dimana masyarakatnya selalu mementingkan pesta yang meriah, makanan yang beragam, serta hadiah-hadiah mewah, terutama saat pesta pernikahan. Anda akan menyaksikan hal ini juga dalam sinopsis Anandhi.

Di India, pesta pernikahan digelar selama berhari-hari, diiringi macam-macam ritual dengan macam-macam busana terutama untuk sang mempelai. Bagi beberapa kalangan, hal ini sangat menyenangkan terutama bagi mempelai wanita yang berada di bawah garis kemiskinan. Betapa tidak. Jika mereka terbiasa dengan baju sangat sederhana, mereka akan mendapatkan banyak hadiah, mengenakan saree mahal dan menyantap makanan-makanan mewah.

Hal inilah yang kerap membuat banyak anak perempuan yang tak keberatan saat dinikahkan meski usia mereka belum cukup matang. Mereka belum dapat berpikir panjang dimana pernikahan di usia yang sangat belia justru akan menghancurkan masa depan mereka.

Sinopsis Anandhi Episode Terakhir

Hal yang sama akan disaksikan pemirsa dalam sinopsis Anandhi yang sudah ditayangkan sebanyak dua  episode di ANTV sejak 14 Maret 2015 lalu (sumber: jadwaltelevisi.com). Pemirsa akan menjadi saksi bahwa kehidupan seperti yang tertulis di atas juga dialami oleh Anandhi. Saat mendengar ia akan dinikahkan, ia merasa senang. Pertama, karena ia tidak tahu bagaimana esensi pernikahan.

Kedua, orang tuanya menjanjikan baju-baju indah serta pesta mewah dengan ragam hadiah yang akan ia terima saat menerima tawaran pernikahan ini. Anandhi tidak sendiri. Ratusan gadis kecil juga sering mengalaminya, dimana mereka terlena di awal pernikahan dan menderita selama menjalani kehidupan pernikahan yang sebenarnya.

Dalam dua episode perdana serial Anandhi, kita semua menyaksikan bagaimana semangat Anandhi dalam menghadapi pernikahannya. Seperti halnya mempelai wanita yang di usia yang ‘normal’, Anandhi juga antusias dan tak sabar menantikan hari pernikahannya. Sementara itu, kedua orang tua Anandhi juga menganggap bahwa kehidupan baru akan menjadi kebahagiaan bagi putrinya itu.

Selain menjalankan tradisi yang sudah sering dijalankan, orang tua Anandhi berharap bahwa dengan ‘merelakan’ anaknya untuk menikah dengan Jagdish Bhairon Singh, tidak akan lagi ada penderitaan dan kesusahan dalam hal keuangan.

Di awal pernikahan dan sinopsis serial Anandhi, semuanya baik-baik saja hingga akhirnya kedua orang tua Anandhi mendapat kesulitan karena terlibat hutang pada seorang rentenir, Basant Mahavir Singh. Yang dapat mereka lakukan adalah meminta Anandhi untuk memohon kepada nenek suaminya untuk mendapatkan bantuan dana. Kalyani Devi, sang nenek tak mengabulkannya sehingga Anandhi dan keluarganya harus rela menjadi pesuruh Mahavir Singh kendati hal ini tak membuat harta benda mereka kembali.

Masalah tersebut hanya sebagian kecil dari tumpukan masalah yang tak kalah pelik, yang bakal dihadapi Anandhi dan Jagdish. Pasang surutnya pernikahan memang normal, tetapi gejolaknya tentu lebih dirasakan oleh mereka yang harus menikah kendati tidak siap secara fisik dan mental. Dalam drama “Anandhi”, kita bisa mengerti bagaimana beruntungnya kita yang tidak perlu terlibat dalam tradisi pernikahan anak-anak tersebut, karena hal ini tidak hanya terjadi di India, tetapi juga di negara-negara miskin di Asia lainnya, dan juga di Afrika.

Perjalanan kisah cinta sinopsis Anandhi masih panjang dan kita pun masih akan menyaksikan perjuangan tanpa henti hingga akhir cerita Anandhi pada episode terakhir, demi mewujudkan cita-citanya sejak ia kecil dan menghapus tradisi ini secara perlahan.

Related posts:

Comments are closed.