Berbagai Pendapat Mengenai Sikap Makmum Untuk Imam Dengan Doa Qunut ?>

Berbagai Pendapat Mengenai Sikap Makmum Untuk Imam Dengan Doa Qunut

doa qunutDoa qunut memang tidak di kerjakan oleh semua umat Muslim meski mereka mengetahui bagaimana dan apa yang menjadi bacaannya. Karena untuk melakukan doa ini tergantung dari keyakinan mereka tentang jenis madzhab yang mereka yakini. Ada yang mengakui bahwa qunut termasuk dari bagian yang di ajarkan oleh Nabi Muhammad SAW sebagai salah satu doa yang beliau ajarkan. Namun ada juga yang berpendapat bahwa qunut bukan merupakan bagian dari ajaran Nabi Muhammad SAW sehingga tak perlu kita tiru apalagi kita masukkan ke dalam sholat Shubuh atau witir kita.

Sikap Makmum Saat Berjama’ah Dengan Imam Dengan Doa Qunut

Meski kita tak menggunakan doa qunut namun adakalanya kita suatu saat menemukan satu kondisi di mana kita ikut sholat berjamaah dengan imam yang menggunakan doa ini. Lalu apa yang seharusnya kita lakukan? Apakah kita harus diam saja atau dengan terpaksa mengikuti imam melakukan doa tersebut? Berikut beberapa sikap yang bisa di lakukan sesuai dengan paham beberapa madzhab.

  • Imam Abu Hanifah

Menurut imam Abu Hanifah yang perlu di lakukan oleh makmum adalah berdiri diam saja tidak perlu mengikuti gerakan imam hanya pada saat sedang melakukan doa tersebut. Hal ini di dasarkan pada qunut shubuh yang memiliki hukum mansukh seperti di hapuskannya takbir kelima pada sholat jenazah.

  • Imam Ahmad

Sedangkan pendapat Imam Ahmad adalah sikap yang harus di lakukan makmum adalah dengan mengikuti imam. Alasan yang di kemukakan oleh Imam Ahmad adalah agar supaya tidak terjadi makmum yang menyelisihi gerakan yang di lakukan oleh imam.

  • Imam Hanafi

Makmum tidak mengikuti imam karena qunut Shubuh bukanlah gerakan yang di syariatkan di dalam sholat.

Itulah beberapa pendapat yang mengemukakan tentang bagaimana sikap seharusnya seorang muslim yang sedang sholat berjamaah dengan imam yang menggunakan qunut di dalam sholatnya. Namun demikian beberapa perbedaan tersebut bukan lantas menjadi alasan bagi umat Muslim untuk menjadi terpecah belah karena adanya perbedaan prinsip khususnya dalam hal doa qunut.

Related posts:

Comments are closed.